Cara Mengatasi Fan Error (Overheat) Laptop Toshiba di Linux (Ubuntu, dll)

Salah satu hal yang paling saya tidak suka ketika menggunakan Linux di laptop saya adalah banyaknya bug dan error yang muncul karena driver belum terinstall dengan baik dan dan lainnya. Dan salah satu yang paling bikin pusing adalah masalah Fan Laptop yang tidak bekerja (mati) saat sedang menggunakan Linux. Padahal pas booting fan masih nyala, tapi saat masuk ke Linux tiba-tiba langsung mati gitu aja. Hal ini tidak hanya terjadi sekali dua kali tapi tiap kali saya gunakan linux apapun distro linux nya pasti hal serupa terus terjadi. Memang itu adalah salah satu problem yang dirasakan banyak pengguna Laptop terutama merk Toshiba. Saya sendiri menggunakan Laptop Toshiba M505 dengan OS Linux Backtrack.

Sebenarnya sudah banyak ada beberapa aplikasi yang dibuat untuk mengatasi hal ini. Diantaranya aplikasi Toshutils, Toshset, Fnfx, dll. Namun tak satupun memeberikan solusi. Saya sudah mencoba semua nya dan hanya menemukan jalan buntu. Fan laptop tetap ga bisa bekerja secara normal. Akibatnya suhu laptop menjadi tinggi dan tak jarang laptop saya mati sendiri karena Overheat. Hal ini tentunya sangat membahayakan hardware dari laptop itu sendiri. Padahal saya sangat tertarik untuk menggunakan OS Open Source yaitu Linux. Kenyataan ini memacu saya untuk terus berusaha mencari solusi dari masalah ini. Hingga akhirnya saya menemukan solusinya.

Solusi Mengatasi Overheating karena Fan Mati pada Laptop Toshiba di Linux

Setelah putus asa karena aplikasi Toshutils, Toshset, Fnfx, dll tidak bisa digunakan, saya mencoba mengecek kombinasi tombol Function di laptop saya. Dan saat saya menekan tombol Fn+F3 tiba-tiba laptop saya mati, karena itu adalah shortcut untuk memeberikan perintah Sleep (Suspend). Dan ketika saya hidupkan kembali laptopnya, secara mengejutkan Fan laptop saya bekerja kembali. Suhu pada laptop saya turun drastis dan saya dapat menggunakan nya dalam waktu yang lama. Saya coba menggunakan distro linux lainnya, yakni Linux Mint. Saya coba boot melalui live CD dan ternyata trik tersebut juga berhasil membuat fan laptop bekerja. Selain menggunakan perintah Sleep, kita juga bisa menggunakan perintah Hibernate. Namun lebih cepat bila kita menggunakan Sleep.

Jadi Kesimpulannya…

  1. Banyak laptop (Khususnya Toshiba) yang mengalami masalah overheating karena Fan mati ketika menggunakan OS Linux.
  2. Tidak semua laptop bisa menggunakan aplikasi seperti Toshutils, Toshset, Fnfx, dll.
  3. Jadi Solusinya adalah dengan membuat laptop Sleep atau Hibernate dan menghidupkannya lagi. Sehingga Fan Laptop bisa bekerja dengan normal.

Ini Buktinya…

Setelah menggunakan trik ini, suhu laptop saya turun drastis seiring dengan bekerja nya fan laptop. Berikut ini Screenshot sebelum saya menggunakan trik ini.







Terlihat bahwa suhu laptop sangat tinggi, yakni hampir mencapai 80 derajat Celsius sehingga membuat laptop overheat. Dan berikut Screenshot setelah saya menerapkan trik ini.

Kita bisa lihat perbedaannya. Suhu laptop turun drastis seiring dangan bekerja nya fan laptop.

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...





Keywords:

| cara bikin game di android (3) | | instal window 7 di laptop toshiba (2) | | linux mint overheating (2) | | cara memperbaiki fan laptop (2) | | cara memperbaiki baterai laptop toshiba (2) | | overheating laptop di ubuntu (2) | | Trik cara mengatasi leptop yang eror (2) | | software untuk mengatasi overheating laptop (1) | | mencegah overheat di linux (1) | | memperbaiki fan laptop toshiba (1) |

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>